Bodas de odio adalah serial (Drama dan Sabun) yang pertama kali tayang pada 1983. Bodas de odio memiliki total 1 musim dan 150 episode. Rating rata-ratanya 9/10 dari 14 penonton. Saat ini belum ada opsi legal yang diketahui untuk menonton Bodas de odio di Indonesia. Cek lagi nanti atau ganti negara.
Di mana bisa nonton Bodas de odio
📍 IndonesiaBelum ada opsi streaming legal yang diketahui di Indonesia. Coba negara lain dari menu.
Data streaming disediakan oleh JustWatch.
Sinopsis
Bodas de odio is a Mexican telenovela produced by Ernesto Alonso for Televisa in 1983. Original story by Caridad Bravo Adams and starring Christian Bach, Miguel Palmer and Frank Moro.
Pemeran
Gambar
Musim
Pertanyaan umum
Di mana bisa nonton Bodas de odio?
Saat ini belum ada opsi legal yang diketahui untuk menonton Bodas de odio di Indonesia. Cek lagi nanti atau ganti negara.
Siapa saja pemeran Bodas de odio?
Pemeran utama Bodas de odio antara lain Christian Bach, Miguel Palmer, Frank Moro dan Rafael Sánchez Navarro.
Siapa pencipta Bodas de odio?
Bodas de odio diciptakan oleh Caridad Bravo Adams.
Berapa musim dan episode Bodas de odio?
Bodas de odio memiliki total 1 musim dan 150 episode.
Kapan Bodas de odio dirilis?
Bodas de odio pertama kali tayang pada 16 November 1983.
Apakah Bodas de odio sudah tamat?
Ya, Bodas de odio sudah tamat.
Apakah Bodas de odio layak ditonton?
Bodas de odio mendapat rating rata-rata 9/10 dari 14 penonton di TMDB.
Nonton apa kalau suka Bodas de odio?
Kalau kamu suka Bodas de odio, coba Curse by the Sea, Lola… Once Upon a Time, Los ricos también lloran dan Falling Angel.
Kalau suka ini, tonton juga
★ 7.9 Curse by the Sea
★ 8 Lola… Once Upon a Time
★ 6 Los ricos también lloran
★ 8.2 Falling Angel
★ 7.5 Den of Wolves
★ 7 Mi Pequeña Traviesa
★ 7.5 Burden of Guilt
★ 7 Ask God For Forgiveness... Not Me
★ 7 Alma Rebelde
★ 7.7 Distilling Love
★ 6.8 Dulce Desafío
★ 7 I Don't Trust Men Anymore
★ 7.2 The Impostor
★ 7.2 Amor amargo
★ 7.8 Amar a Muerte
★ 7.5 Mujer de Madera
★ 7.5 Ángela
★ 7.8
Christian BachMagdalena Mendoza
Rafael Sánchez NavarroDimitrio Mendoza 